Gara-gara postingan
Mbak enno tentang orang2 di luar sana yang suka comot-comot tulisan orang seenaknya, isenglah saya searching tulisan sendiri.
hasilnya?
ini baru awalan, hiks.
ini copypaste banget.
jozhienatalyafardyan.blogspot.com
ini diganti judulnya aja: emang apa salahnya dengan judul yang gw bikin heh?
griinboys21guns
ini juga:
inamisshunshine
ini digabung2in huwaaaa....
plinplannyagembul
kenapa sih? kenapa harus nulis dengan kata-kata dan karya orang lain? Emang segitu nggak pedenya dengan tulisan sendiri? Come on... tulisan kan dari hati yak, masa si harus plagiat. MALU TAUUUUK!
pencarian berlanjut, daftar plagiator tambah panjang.
Tuhan, saya benar-benar patah hati, pantas saja negeri ini susah sekali berubahnya, menghargai karya orang lain saja, sulit sekali.
daftar plagiator itu:
--
demulkos
--ada yang posting sajak saya di kaskus dengan mengaku2 sajaknya dia :(:
nukleus postingan#228
--di sini:
sorepledge sajak-sajak saya bertebaran, dan dengan murah hati, ia mengganti judul2 sajak saya itu. huhuhuhuwaaa s
orepledge2
--yang ini:
senyumbiru ditambah foto dan kalimat terakhir "Tuhan dengar AKu"--mungkin dengan begitu dia pikir dia kreatif :(
aaah, saya bingung, apakah harus terharu karena artinya banyak yang suka dengan sajak-sajak saya, atau harus patah hati :(
sepertinya menulis di blog nggak akan sama lagi. saya benar-benar patah hati. :(
follow up:
setelah saya mendatangi dan mem beri komentar di blog-blog itu, baru satu yang memberi respons positif, yaitu
robbysatria. Robby mengakui telah "terinspirasi" setelah membaca sajak saya dan khilaf dengan menuliskan tanpa mencantumkan sumber. Saya menghargainya. Saya menghormati keinginannya untuk meminta maaf. Toh, semua orang punya proses kreatif masing-masing bukan? Saya menghormati proses kreatif yang dilakukan Robby.
Ada pula, yang dengan arogan, tidak mengakui kesalahannya, bahkan menuding saya yang mengaku-aku karena sajaknya berbeda jauh. Apa mau dikata, silakan nilai sajak yang menurutnya beda jauh itu. Oh iya,dia juga menambahkan, "hanya sajak begitu saja, sudah ribut."--Hei, "hanya sajak begitu saja, kok kamu colong?"-- kasihan, dia tampaknya akan selalu jadi orang picik. Berikut saya sertakan screenshoot blog si
tukang aku-aku-tapi-nggak-mau-ngaku!
ini sajak saya yang diaku-aku:
nah, ini sajak saya yang asli,
(di sini) silakan Anda bandingkan, yang dia bilang beda jauh itu.
Ni dia, komentnya yang arogan, sangat picik, dan norak.
dan, inilah orangnya!
padahal, apa susahnya sih, mengakui dan meminta maaf? ah, semakin patah hati :"(